Pages

Powered by Blogger.
]]>

Monday, July 15, 2013

Rangkuman Materi Sel


a.    Pengertian Sel.
Dalam Biologi,sel adalah kumpulan materi paling sederhana yang dapat hidup atau merupakan unit terkecil penyusun semua makhluk hidup.Tubuh makhluk hidup bersel banyak memiliki bentuk dan susunan sel yang beraneka ragam.Sel-sel itu berkelompok membentuk massa dengan berbagai spesialisasi lapisan sel yang berbeda.Pada makhluk hidup yang tubuhnya hanya terdiri dari satu sel,segala fungsi kehidupannya dilakukan oleh sel tersebut.

b. Komponen Kimiawi Sel.
Sel tersusun atas cairan sel (protoplasma) dan mengandung bahan organik dan anorganik.
1.Struktur kimia organik
  1. Karbohidrat,terbentuk dari unsur C,H,dan O
  2. Protein,terbentuk dari unsur C,H,O,N,dan kadang-kadang S atau P.
  3. Lemak,terdiri dari komponen asam lemak dan gliserol
2.Struktur kimia anorganik
  1. Asam (HCL,HNO3)
  2. Basa (KOH,NaOH)
  3. Garam-garam mineral (NaCl,MgCl,CaSO4,KH2PO4 dan lain-lain).

c. Struktur Sel.
          Semua sel dibatasi oleh suatu membran yang disebut dengan membran plasma (membran sel),sementara daerah di dalam sel disebut sitoplasma.Di dalam sitoplasma terdapat organel sel dan inti sel (nukleus).Setiap organisme tersusun atas salah satu dari dua jenis sel yang berbeda yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik.

d. Organel Sel.
Organel sel adalah benda-benda yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup dan bertugas menjalankan fungsi-fungsi kehidupan.
1)      Dinding Sel.
  • ·Ciri-ciri: dinding sel tumbuhan sebagian besar terbentuk oleh polimer karbohidrat      (pektin,selulosa,hemiselulosa dan lignin)
dinding sel bakteri tersusun oleh peptidoglikan (suatu glikoprotein)
dinding sel pada fungi terbentuk dari kitin,dan dinding sel alga terbentuk dari glikoprotein,pektin dan sakarida sederhana.
  • ·Fungsi: memberikan perlindungan dan penyaring (filter) bagi struktur dan fungsi sel sendiri
mencegah kelebihan air yang masuk dalam sel
mengalirkan cairan melalui plasmodesmata.
2)     Membran Plasma.
  • ·Ciri-ciri: Struktur membran plasma terdiri dari protein dan lemak (lipid),sehingga disebut lipoprotein.Sifatnya selektif permeabel,artinya hanya dapat dilewati oleh molekul tertentu saja.
  • ·Fungsi: sebagai transportasi (mengatur zat yang keluar masuk ke dalam sel)
sebagai tempat rekasi
sebagai reseptor dan sebagai pelindung cairan sel.
3)      Retikulum Endolasma.
  • ·Ciri-ciri:  struktur berupa saluran kecil yang dilapisi membran
Terdiri dari RE kasar (terdapat robosom) dan RE halus
  • ·Fungsi: pada RE kasar berfungsi sebagai tempat sintesisi protein sedangkan pada RE halus dimana tidak terdapat ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis lipid
4)     Mitokondria.
  • ·Ciri-ciri: terdiri dari dua lapis membran (membran dalam dan membran luar)
Membran dalam berlekuk-lekuk disebut krista
Pada bagian membran dalam terdapat ATP sintase
  • ·Fungsi: tempat respirasi aerob dalam sel
Krista berguna untuk perluasan permukaan bidang agar penyerapan oksigen makin banyak
Mengatur pemindahan enzim dan gerakan ATP dan ADP
5)     Lisosom.
  • ·Ciri-ciri: struktur berupa butiran kecil/bundar,berisi enzim pencerna yang berfungsi dalam percernaan intrasel
  • ·Fungsi: penghasil enzim pencernaan
Penghasil zat kebal
Tempat pencernaan makanan
6)      Aparatus Golgi (Badan Golgi).
  • ·Ciri-ciri: struktur berupa tumpukan kantung-kantung pipih dan banyak ditemui pada sel-sel kelenjar
  • ·Fungsi: berperan dalan proses ekskresi
Membentuk protein dan  asam inti serta membentuk dinding dan membran sel
7)     Ribosom.
  • ·Ciri-ciri: tidak memiliki membran
Letaknya ada yang menempel pada RE dan ada pula yang bebas dalam sitoplasma
  • ·Fungsi: berperan dalam sintesis protein
8)     Sentriol.
  • ·Ciri-ciri: strukturnya meliputi sekelompok mikrotubulus yang terdiri dari 9 tripet yang membentuk satu kesatuan yang disebut sentrosom
  • ·Fungsi: berperan dalam proses pembelahan yang mengatur arah gerak kromosom
Berperan dalam pembentukan benang-benang gelendong
9)     Sitoplasma.
  • ·Ciri-ciri: tersusun atas unsur organik dan anorganik
Sifat cairannya koloid
Memiliki gerak Brown dan bersifat gel
  • ·Fungsi: sebagai medium dispersi (pelarut zat kimia)
Tempat melekatnya organel sel
10) Inti sel (Nukleus)
  • ·Ciri-ciri: terdiri dari selaput inti,nukleoplasma dan anak inti
Terdapat kromosom yang memiliki DNA
  • ·Fungsi: mengatur segala kegiatan sel
Sebagai pembentuk RNA duta (RNAd) dan RNA ribosom (RNAr)
11)   Badan Mikro.
  • ·Ciri-ciri: berukuran sangat kecil dan terbungkus oleh membran tunggal
Terdiri dari dua macam,yaitu peroksisom dan glioksisom.Peroksisom senantiasa berasosiasi dengan organel yang lain,dan banyak mengandung enzim katalase dan oksidase yang berfungsi untuk menghidrolisis peroksida air menjadi oksigen dengan bantuan enzim katalase.Selain itu peroksisom juga berperab dalam metabolisme lemak menjadi karbohidrat serta perubahan purin.
12)  Sitoskeleton.
Sitoskeleton terdiri atas mikrotubulus,mikrofilamen dan filamen antara.Mikrotubulus memiliki bentuk berupa benang-benang silindris dan berfungsi mempertahankan bentuk sel sedangkan mikrofilamen memiliki struktur lebih kecil dari mikrotubulus  dan berfungsi menetukan perubahan bentuk sel.
13)   Plastida.
  • ·Ciri-ciri:memiliki bentuk berupa butiran-butiran yang mengandung warna.Terbagi atas:
  1. Kloroplas,merupakan plastida berwarna hijau karena mengandung zat hijau daun (klorofil).Terdiri atas klorofil a (warna hijau biru) dan klorofil b (warna hijau kuning)
  2. Kromoplas,merupakan plastida berwarna selain hijau karena adanya pigmen melanin (hitam),likopin (merah),xantiphil (kuning),karoten (jingga),fikosianin (biru) dan fikoeritrin (coklat)
  3. Leukoplas/Amiloplas,merupakan plastida yang tida mengandung zat warna
  • ·Fungsi: tempat terjadinya fotosintesis (kloroplas),tempat menyimpan cadangan makanan (leukoplas) dan pemberi warna pada daun,bunga buah dan lain-lain (kromoplas).
14)  Vakuola.
  • ·Ciri-ciri:struktur berupa selapis membran disebut tonoplas yang berfungsi menjaga terkanan turgor sel
Berbentuk rongga bulat,berisi senyawa kimia tertentu atau produk metabolisme sel yang mengandung berbagai macam zat sesuai jenis selnya
  • ·Fungsi: tempat cadangan makanan,zat-zat organik dan lain-lain
menyimpan sisa metabolisme seperti alkaloid,kristal kalsium oksalat,getah karet dan tanin
menyimpan minyak astiri dan menyimpan pigmen antosianin untuk warna mahkota bunga
mengadakan sirkulasi zat dalam sel

e. Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan.
Sel Tumbuhan
Sel Hewan
° Memiliki dinding sel
°Memiliki pasltida
° Vakuola berukuran besar
° Tidak memiliki sentriol
° Tidak memiliki lisosom
° Tidak memiliki dinding sel
°Tidak memiliki plastida
°Vakuola berukuran kecil
°Memiliki sentriol
° Memiliki lisosom


f. Mekanisme Transpor Pada Membran.
Transportasi pada membran sel dapat dibedakan menjadi:
1.Transpor Pasif.
Transpor pasif adalah perpindahan molekul atau ion tanpa menggunakan energi sel.Macam-macam transpor aktif yaitu:
  1. Difusi,adalah perpindahan zat (padat,cair,gas) dari larutan berkadar tinggi ke larutan berkadar rendah melalui pori hingga dicapai larutan yang berkadar sama (isotonis).Contoh proses digusi yaitu: proses pengawetan makanan (pembuatan ikan asin,pembuatan telur asin,pembuatan manisan),penyebaran partikel minyak wangi.
  2. Osmosis,adalah perpindahan air atau zat pelarut dari larutan yang berkadar  rendah ke larutan berkadar tinggi melalui membran semipermeabel.Contoh:pada proses pengambilan  COdan O2 dari udara,pengambilan garam mineral dan air oleh tumbuhan dari dalam tanah.
  3. Difusi terfasilitasi,adalah perpindahan zat dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah dengan bantuan Nitrogen/Protein tanpa bantuan energi ATP.Contohnya pada waktu proses pengangkutan glukosa dari lumen usus ke dalam pembuluh darah usus halus.Glukosa tidak dapat berdifusi tanpa adanya protein.
2.Transpor Aktif.
Transpor aktif adalah perpindahan molekul atau ion dengan menggunakan energi dari sel itu melaui membran plasma,dan perpindahan tersebut dapat terjadi meskipun menentang  konsentrasi gradien.Sumber energi berupa ATP.Macam-macam transpor aktif yaitu:
  1. Pompa Natrium-Kalium,sel mengeluarkan energi untuk mengangkut kedua macam ion tersebut
  2. Endositosis,adalah peristiwa memasukan zat pada atau tetes cair ke dalam sel melalui membran
  3. Eksositosis,adalah peristiwa mengeluarkan zat padat atau tetes cair dari dalam sel melalui membran

Ref: littlesama.wordpress.com/2012/06/15/rangkuman-materi-biologi-bab-sel/



Saturday, April 20, 2013

Struktur Sel Hewan dan Sel Tumbuhan




            Pada awalnya sel digambarkan pada tahun 1665 oleh seorang ilmuwan InggrisRobert Hooke yang telah meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnyasendiri.
 Kata ‘sel’ berasal dari kata Latin “cellulae yang berarti 'kamar-kamar kecil'. Anton van Leeuwenhoek melakukan banyak pengamatan terhadap benda-benda dan jasad-jasad renik dan menunjukkan pertama kali pada dunia ada "kehidupan di dunia lain" yang belum pernahdilihat oleh manusia.
Bahasan tentang sel merupakan hal mendasar untuk memahami organisme, karena sel adalah struktur dan fungsi terkecil dari organisme, dan hampir semua organisme tersusun atas sel. Sel umumnya tersusun atas membran, sitoplasma, dan inti. Ada organisme yang tidak tersusun atas sel contohnya virus. Virus tidak memiliki sitoplasma, hanya terdiri atas protein,RNA atau DNA, karbohidrat, lemak, dan mineral. Organisme seluler ada yang terdiri atas satu sel atau uniseluler dan ada yang terdiri atas banyak sel atau mulltiseluler. Cabang biologi yang membahas khusus tentang sel disebut sitologi.
            Sel memiliki karakter tertentu sehingga dapat memberikan gambaran saat diberi pewarnaan. Karakter tersebut memberikan gambaran atas peran fungsional sel seperti kemampuan sekresi, keaktifan sel dalam produksi protein, endokrin, pergerakan, absorpsi, ekskresi, perlindungan, reproduksi, kematian sel, dan sebagainya.


Sel

Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari mahluk hidup seluler.Mahluk hidup seluler terdiri atas satu sel (uni seluler) contohnya Bakteri dan banyak sel(multi seluler) contohnya tumbuhan dan hewan tingkat tinggi.
Sel memiliki karakteristik dasar yang unik,diantaranya sel merupakan struktur kompleks namun teratur, memiliki program genetik dan memiliki cara untuk menggunakannya, mampu memperbanyak diri, melaksanakan reaksi kimia, dan sel juga mampu merespon terhadap berbagai rangsang.
Sel memiliki keragaman berdasarkan bentuk dan ukuran, pergerakannya (ada beberapa sel yang bergerak cepat dan memiliki struktur berubah-ubah, ada juga yang cenderung tidak bergerak dan memiliki struktur tetap), struktur sel dan ada tidaknya membran inti. Keragaman lainnya dilihat dari sel membutuhkan O2 untuk hidup atau tidak membutuhkan O2.

SEL PROKARIOTA DAN SEL EUKARIOTA

Sel pada makhuk hidup dibedakan atas dasar struktur sel dan ada tidaknya membran inti menjadi dua kelompok yaitu kelompok sel prokariotik dan sel eukariotik.Sel prokariotik contohnya bakteri dan ganggang biruSel prokariotik tidak memiliki membran nukleus yang jelas untuk melindungi DNA. Sedangkan, sel eukariotik contohnyasel tumbuhan dan hewan tingkat tinggi, fungiSel eukaryotik memiliki kompartemen sitoplasma yang dikelilingi membran yang jelas, nukleus berisikan DNA.
Kebanyakan sel prokarotik berukuran kecil dan berpenampilan sederhana serta hidup sebagai individu independen atau dalam komunitas yang terorganisasi secara longgar. Jenis ini berbentuk sferis atau batang, berukuran beberapa mikrometer dalam dimensi linear. Sel prokariota juga memiliki lapisan perlindungan yang kuat, yaitu dinding sel yang di bawahnya terdapat membran plasma yang menutupi kompartemen sitoplasma tunggal yang berisi DNA, RNA, protein-protein, dan banyak molekul lainya yang penting untuk kehidupan.
Bentuk sel eukariota bisa berupa gelendong, pipih, bulat, kuboid, columnar. Sel dibentuk atas kompartemen yaitu nukleus dan sitoplasma. Di dalam sitoplasma, terdapat kompartemen-kompartemen lain yang juga dibentuk oleh membran plasma yang juga disusun terutama oleh dwilapis fosfolipid. Kompartemen ini membentuk ruang di dalam sel, organel, atau pun vesikel. Selain organel sel, terdapat pula sitoskeleton dan sitosol. 
sel prokariotik dan sel eukariotik
Gambar 1. Sel prokariotik dan sel eukariotik

Beberapa organel pada sel hewan dan sel tumbuhan ada yang berbeda, ada beberapa organel pada sel hewan yang tidak terdapat pada sel tumbuhan, begitupun sebaliknya dengan sel tumbuhan, ada beberapa organel sel tumbuhan yang tidak terdapat pada sel hewan, diantaranya : pada sel hewan terdapat lisosom dan sentriom, sedangkan pada sel tumbuhan terdapat dinding sel,vakuola, plastid, dan peroksisom.
sel hewan dan sel tumbuhan

Gambar 2. Sel hewan dan sel tumbuhan

Secara umum organel sel yang sama pada sel hewan dan sel tumbuhan terdiri atas :

  Membran Plasma

Membran sel merupakan selaput terluar sel yang berupa bilayer lipid dengan protein integral dan ferifer. Tebal membran sel antara 7,5 - 10 nanometer, sifatnya selektif permeabel. Fungsi spesifik membran plasma dan berbagai tipe membran didalam sel bergantung pada jenis fosfolipid dan protein yang ada. Membran plasma juga memiliki karbohidrat yang melekat pada permukaan luarnya.
membran sel
Gambar 3. Membran sel

Fungsi lain membran sel yaitu untuk pelindung, reseptor dan mengatur keluar masuknya zat dari dan ke luar sel dengan cara difusi, osmosis, difusi berfasilitas, dan transport aktif. Difusi adalah pergerakan molekul dari konsentrasi tinggi (hipertonis) ke konsentrasi rendah (hipotonis). Osmosis adalah pergerakan air dari konsentrasi air tinggi (banyak air) ke konsentrasi air rendah (sedikit air) melalui membran semi permeabel. Difusi berfasilitas adalah difusi atau perpindahan zat yang menggunakan protein pembawa tanpa memerlukan energi (ATP). Transpor aktif adalah pergerakan molekul melalui membran yang memerlukan energi ATP.

 Retikulum Endoplasma (RE)

retikulum endoplasma
Retikulum endoplasma merupakan labirin membran yang banyak, sehingga retikulum ini meliputi separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. Retikulum endoplasma berupa vesikel atau kantung yang dapat berbentuk pipih, bundar, atau tubuler dan satu sama lain dapat berhubungan. RE memiliki selapis membran, dan membran tersebut ada yang berhubungan dengan membran inti dan membran plasma sehingga dapat berperan sebagai penghubung antara bagian luar sel dengan bagian dalam sel. Terdapat dua jenis RE yaitu :
·         RE halus (REH) yani RE yang tidak dilekati ribosom, yang berfungsi dalam bermacam-macam proses metabolisme, termasuk sintesis lipid, metabolisme karbohidrat, serta menawarkan obar dan racun. Enzim RE halus penting untuk sintesis lipid, termasuk fosfolipid dan steroid. Diantara steroid yang dihasilkan oleh RE halus adalah hormon seks vertebrata dan berbagai hormon steroid yang di sekresi oleh kelenjar adrenalin.
·         RE kasar (REK) yakni RE yang dilekati ribosom. RE memiliki peran anabolik dan protektif. Peran anabolik yakni mensintesis kolesterol, hormon steroid, dan asam-asam empedu. Peran katabolik yakni dapat mengubah atau menetralisir bahan yang bersifat toksik. Mekanisme kerja antar RE dan organel lain seperti mitokondria dapat saling berhubungan.

 Badan Golgi

Struktur Badan Gogi berbentuk tumpukan kantong-kantong pipih, (didalamnya terdapat pula yang bundar dan tubuler), yang sangat kompleks yang memiliki dua permukaan yakni permukaan luar berbentuk cembung (forming face) dan permukaan dalam berbentuk cekung (maturing face). Membran yang membentuk kantong sebanyak selapis. Badan Golgi berfungsi menghasilkan lisosom, sekret, dan menyimpan protein serta enzim yang akan disekresikan.


Gambar 5. Badan golgi

Badan Golgi terdapat di mana-mana dalam sel, terdiri dari membran dengan ketebalan sekitar 6–8nm. Unit dasar Badan golgi adalah diktiosom atau Golgi field. Apparatus Golgi terdiri atas tumpukan 3-8 membran yang berbentuk arkuata (menyerupai busur) dalam jarak dekat satu sama lainnya. Membran mengelilingi sisterna sempit yang panjang, yang sedikit melebar pada ujung-ujungnya. Sisterna Golgi selalu didampingi vesikel Golgi vesicles, yang mengantar dan mengekspor material (vesikel transpor). Materi yang diterima dari RE dimodifikasi dan disimpan dalam badan golgi dan akhirnya dikirim di permukaan sel atau tujuan yang lain.

 Mitokondria

   Mitokondria berbentuk bulat lonjong atau bercabang, ukurannya 500 sampai 2000 nm. Mitokondria banyak terdapat pada sel yang sedang aktif. Struktur mitokondria dikelilingi dua lapisan membran yaitu membran luar dan membran dalam. Membran dalam membentuk lipatan-lipatan ke dalam membentuk krista. Ruang dalam mitokondria berisi matrik mitkondria yang mengandung banyak enzim. 
Gambar 6. Mitokondria

Mitokondria berfungsi sebagai penyedia energi bagi sel adalah komponen sel berserabut seperti batang, dan bergranul. Struktur dasar mengikuti dasar-dasar bentuk yang sama pada semua mitokondria. Bentuk dan ukuran mitokondria bisa sangat berbeda, dari yang kecil hingga yang ukuran besar jumlah mitokondria dalam satu sel juga bervariasi.Selain dari mitokondria jenis krista, ada juga mitokondria dengan membran dalam yang menonjol ke dalam mitokondria seperti jari tangan atau saku. Mereka adalah mitokondria jenis tubular atau saccular. Tonjolan ini juga dapat menyerupai batang atau memiliki tepi-tepi, seperti yang mereka lakukan dalam mitokondria jenis prismatik. Mitokondria jenis tubular dan saccular terjadi pada sel-sel yang memproduksi hormon steroid.



 Inti atau Nukleus

inti sel atau nukleus
sentriol
Letak inti pada sitoplasma biasanya di tengah. Umunya sel mahluk hidup mengandung satu inti, tetapi ada pula yang memiliki inti lebih dari satu misalnya sel otot lurik. Bagian-bagian inti sel yaitu:
1.      Membran inti
Membran inti memisahkan inti sel dari sitoplasma. Membran inti terdiri dari dua lapisan membran dan pada daerah-daerah tertentu terdapat pori-pori yang berfungsi tempat keluar masuknya bahan kimia. Lapisan membran yang sebelah luar berhubungan dengan membran reticulum endoplasma.
2.      Nukleoplasma dan Kromosom
Inti sel mengandung nukleoplasma atau plasma inti. Bahan kimia yang terdapat pada nukleoplasma yaitu larutan fosfat, gula ribose, protein, nukleotida, dan asam nukleat. Pada nukleoplasma terdapat benang-benang kromatin yang tampak jelas pada saat pembelahan sel membentuk kromosom. Fungsi kromosom yaitu mengandung material genetik yang berguna untuk mengontrol aktivitas hidup sel dan pewarisan sifat-sifat yang diturunkan.
3.      Nukleolus
Nukleolus mengandung nukleoli yang berbentuk bulat. Secara kimia nukleolus mengandung RNA dan protein. Nukleolus berfungsi untuk sisntesis RNA ribosom.

Mikrotubulus

Berbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel, motilitas sel, pergerakan kromosom dalam pembelahan sel, pergerakan organel, dan sebagai "rangka sel". 

 Mikrofilamen

Mikrofilamen sama seperti Mikrotubulus, tetapi lebih lembut. Mikrofilamen yaitu batang padat yang berdiameter sekitar 7 nm. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Mikrofilamen berperan dalam mempertahankan bentuk sel, kontraksi otot, mobilitas sel,  dan pembalahan sel.

 Filamen intermediate

Filament ini memiliki diameter 8-12 nm, lebih besar daripada diameter mikrofilamen, namun lebih kecil daripada diameter mikrotubulus, sehingga disebut dengan filament intermediate. Struktur filament intermediat yaitu protein fibrosa. Fungsi filament ini yaitu mempertahankan bentuk sel, tambatan nucleus dan organel lain, serta pembentukan lamina nukleus .

Mikrotubul dan mikrofilamen
Gambar 8. Mikrotubul dan mikrofilamen


SEL HEWAN

            Pada sel hewan organel-organel seperti nikleus, membran plasma, mitokindria, dan lainnya sama dengan sel tumbuhan, yang membedakan yakni adanya organel seperti :

  Lisosom

Lisosom terdapat pada sel hewan, bentuknya seperti bola, terdiri atas selapis membran, dan diameternya kurang lebih 500 nm. Lisosom berfungsi untuk mencerna bahan makanan yang masuk ke dalam sel, baik secara pinositosis (makanan yang ‘ditelan’ berupa cairan) maupun secara fagositosis (makanan yang ‘ditelan’ berupa padatan). Lisosom meliputi lisosom primer, dan sekunder. Lisosom primer yakni lisosom yang belum melakukan pencernaan. Lisosom sekunder yakni lisosom yang telah/sedang melakukan pencernaan.
lisosom
Gambar 9. Lisosom

Lisosom mencerna materi yang dimasukkan kedalam sel dan mendaur ulang materi dari pembuangan intraseluler. Selama fagositosis sel mengurung makanan dalam vakuola dengan membran yang terlepas secara internal dari membran plasma. Vakuola makanan bergabung dengan lisosom, dan enzim hidrolitik mencerna makanan tersebut. Setelah hidrolisis, gula sederhana, asam amino dan monomer lain melewati membrane lisosom untuk menuju kedalam sitosol sebagai nutrien untuk sel tersebut dengan proses autofagi, yaitu lisosom mendaur ulang kandungan molekuler organel.

  Sentrosom

Umumnya sel hewan mengandung sentrosom yang letaknya pada sitoplasma dekat membran inti. Struktur sentrosom berbentuk bintang. Pada saat pembelahan sel (Mitosis maupun Meiosis) mengandung dua sentriol. Sebuah sentriol terbentuk dari 9 set tabung yang masing-masing set terdiri dari 3 buah mikrotubul yang berfungsi menggerakkan kromosom pada saat pembelahan sel. Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron.
sentrosom
Gambar 10. Sontrosom

Ketika sel membagi, sentrosom mereplikasi dirinya sendiri, membentuk dua sentrosom yang pindah ke ujung berlawanan sel. Masing-masing sentrosom lalu mengeluarkan gelondong yang seharusnya memisahkan DNA sel, membedakan sel ke dalam dua tiruannya sendiri yang kemudian bisa pecah menjadi sel segar. Disamping memainkan tugas penting di sel pembelahan, sentriol juga menolong untuk menyediakan bantuan struktural untuk sel intinya.



SEL TUMBUHAN

Di tinjau dari bagian-bagiannya, sel tumbuhan memiliki sedikit perbedaan dengan sel hewan. Perbedaan tersebut yakni: pada sel tumbuhan memiliki dinding sel, plasmodesma, kloroplas, dan vakuola besar, sedangkan pada sel hewan tidak. Bagian-bagian lain yang terdapat pada sel tumbuhan umumnya sama dengan sel hewan.


    Dinding sel

Dinding sel tumbuhan terbentuk dari bahan polisakarida yaitu selulosa. Fungsi dinding sel yaitu melindungi sitoplasma dan membran sitoplasma. Pada beberapa sel tumbuhan sel yang satu dengan sel lainnya dihubungkan dengan plasmodesmata.
Dinding Sel
Gambar 11. Dinding sel

 Plastida

Umumnya sel tumbuhan mengandung plastid, ukuran diameternya 4 -6 mikron(μ). Plastida ada yang berwarna ada yang tidak. Plastida yang tidak berwarna disebut leukoplas sedangkan yang berwarna disebut kromoplas. Leukoplas yang berfungsi untuk membuat amilum disebut amiloplas dan yang membuat lemak disebut lipoplas. Sedangkan kromoplas yang mengandung klorofil disebut
kloroplas. Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Dikenal tiga jenis plastida yaitu :
1.      Leukoplas (plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan), terdiri dari:
v Amiloplas (untak menyimpan amilum) dan,
v  Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak).
v Proteoplas (untuk menyimpan protein).
2.      Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.
kloroplas
Gambar 12. Kloroplas


1.      Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen, misalnya :

v   Karotin (kuning)
v  Fikodanin (biru)
v  Fikosantin (kuning)
v  Fikoeritrin (merah)
kelompok plastida
Gambar 13. Kelompok  plastida


Vakuola

Vakuola terdapat baik pada sel tumbuhan maupun sel hewan, tetapi pada sel tumbuhan tampak lebih besar dan jelas terutama pada sel yang sudah tua.Vakuola pada sel tumbuhan dikelilingi membran tunggal disebut tonoplas. Vakuola sel tumbuhan umumnya berisi: air, phenol, antosianin dan protein, glikosida , garam-garam organic, protein, tanin (zat penyamak), minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati, Roseine pada mawar Zingiberine pada jahe), alkaloid (misalnya Kafein, Kinin, Nikotin, Likopersin dan lain-lain), enzim , butir-butir pati Pada boberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil. Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut Tonoplas vakuola.
vakuola
Gambar 14. Vakuola


Peroksisom (Badan Mikro)

Peroksisom merupakan ruang metabolisme khusus yang dilingkupi oleh membran tunggal. Peroksisom mengandung enzim yang mentransfer hidrogen dari berbagai substrat ke oksigen, yang menghasilkan hidrogen peroksida (H202) sebagai produk-samping, dari sinilah organel tersebut mengambil namanya. H202 yang dibentuk oleh metabolisme peroksisom itu sendiri beracun, tetapi organel ini mengandung suatu enzim yang mengubah H20 menjadi air.
peroksisom
Gambar 15. Peroksisom

Ukurannya sama seperti Lisosom. Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati). Peroksisom tumbuh dengan cara menggabungkan protein dan lipid yang dibuat dalam sitosol, dan memperbanyak jumlahnya dengan membelah diri menjadi dua setelah mencapai ukuran tertentu.

Plasmodesmata
Merupakan suatu saluran terbuka pada dinding sel tumbuhan untuk memfasilitasi, komunikasi, dan transportasi bahan-bahan antara sel-sel tanaman. Fungsi plasmodesmata menghubungkan ruang sitoplasmik dengan saluran khusus yang memungkinkan pergerakan antar air, berbagai nutrisi dan molekul lainnya. Plasmodesmata berada di daerah dinding  sel yang disebut bidang pit primer.
plasmodesmata
Gambar 16. Plasmodesmata

RINGKASAN SEL TUMBUHAN


Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari mahluk hidup seluler. Sel pada makhuk hidup dibedakan atas dasar struktur sel danada tidaknya membran inti menjadi dua kelompok yaitu kelompok sel prokariotik dan sel eukariotik.
Sel prokariotik contohnya bakteri dan ganggang biru. Sel prokariotik tidak memiliki membran nukleus yang jelas untuk melindungi DNA, sel eukariotik contohnya sel tumbuhan dan hewan tingkat tinggi. Sel eukaryotik memiliki kompartemen sitoplasma yang dikelilingi membran yang jelas, nukleus berisikan DNA. Tumbuhan, fungi, dan hewan adalah eukariota.
Terdapat perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan, perbedaan tersebut

Sel Hewan terdiri atas:

Membran Plasma, Retikulum Endoplasma (RE) (RE halus (REH) dan RE kasar (REK)), Badan Golgi, Lisosom, Mitokondria, Sentrosom, Inti atau Nukleus, Mikrotubulus, Mikrofilamen.

Sel Tumbuhan terdiri atas:

Dinding sel, PlastidaVakuola, Peroksisom (Badan Mikro)plasmodesmata.

Referensi: